Kamis, 28 Mei 2020

Mengatasi Writers Block



Sebelum kita masuk dalam "Materi Writers Block"
Mari kita kenali dulu apa sih Writers Block itu sendiri???

Jadi disini aku mau kasih tau dulu apa sih itu *Writers Block*.

Writers Block adalah Kebuntuan/Kesulitan dalam menulis, maksudnya yaitu sebuah keadaan ketika seseorang (penulis) merasa kehilangan kemampuan menulis dan tidak menemukan ide atau gagasan baru untuk tulisannya.

Kebuntuan atau Kesulitan dalam menulis ini sering disebut dengan Writers Block, apabila Writers blok terjadi maka kita akan menghabiskan waktu yang lama memandang layar yang kosong ataupun lembaran yang kosong. Menatap halaman baru di Word dan menatap lembaran kosong di buku kita. Tanpa mengetik dan menuliskan sesuatu. 


Penyebab Writers Block 

Writers Block disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya kekurangan inspirasi, kekurangan persiapan sebelum menulis, lelah atau jenuh dalam menulis, ragu dengan hasil sendiri dan bahkan khawatir dengan komentar dari orang lain. Padahal dengan komentar atau kritikan dari orang lain dapat membangun semangat kita untuk tetap menulis dan membuktikan kepada orang lain bahwa kita bisa, karena *tamparan paling hebat adalah sebuah kesuksesan*. Maka *tamparlah mereka dengan karya kita bukan malah dengan kemalasan*. 😇😇

Writers Block ini menjadi masalah yang paling umum yang sering terjadi dan bisa menyerang siapapun, mau penulis pemula ataupun profesional sekalipun. Hal ini terjadi karena mengalami Kebuntuan dalam melanjutkan tulisan itu sendiri.
 
Writers Block secara tidak langsung memberikan sinyal kepada penulis bahwa otak kita terlalu penat dengan ini semua. Maka dari itu jangan terlalu memaksakan diri untuk terus menulis. Karena jika otak kita telah penat maka hasil tulisan kita pun hasilnya tak memuaskan. 
 
Ada beberapa tips buat kalian yang sering mengalami Writers Block antara lain:

1. Menyegarkan pikiran terlebih dahulu 

Cara untuk menyegarkan pikiran bisa dengan jalan-jalan, nonton film favorit, mencari udara segar dan melakukan aktivitas yang menurut kalian menyenangkan. Hal ini mungkin sangatlah sepele namun sangat berdampak baik untuk otak kita. Karena apa yang kita lakukan dan apa yang kita lihat akan membuahkan ide-ide baru untuk tulisannya kita.

2. Menjauhkan diri dari tulisan untuk sementara waktu 

Ketika Writers Block membuat kita tak bisa berkutik, maka salah satu caranya dengan menjauhkan diri dari tulisan itu untuk sementara waktu dan jauhkan diri dari segala sesuatu yang berkaitan dengan tulisan. Contoh: menutup akun sosmed atau menonaktivkan groub-groub kepenulisan untuk sementara waktu.
Karena hal ini mungkin bisa mengembalikan semangat kita, namun ingat jangan terlalu lama membiarkan tulisan kita dan beri deadline kapan tulisan kita selesai dan beri hukuman terhadap diri sendiri apabila kita telat mengerjakan tulisan kita.

3. Mencari inspirasi baru dengan membaca buku 

Inspirasi datang dari mana saja, seperti membaca buku. Banyak membaca maka banyak pula wawasan yang kita punya, karena orang yang menulis tidak akan mahir dalam menulis apabila ia tidak memulainya dengan membaca. Maka bacalah walaupun sedikit.  Karena di dalam Alquran pun ada beberapa surah yang membahas tentang membaca dan menulis diantaranya: Q. S Al Isra: 1-4, Q. S Al Alaq: 1-5, Q. S Al Baqarah: 44, 121,129, dan 151, Q. S Ali Imran: 58, 78, dan 164, Q. S Al Anfal: 31 dan Q. S Al Mujadallah: 11.

Dalam Ayat-ayat tersebut sangat jelas mengatakan bahwa dengan mengutamakan membaca dalam setiap hal maka ilmu akan mudah untuk disampaikan. Disampaikan disini bisa dengan lisan ataupun tulisan. Maka dari itu jangan pernah malas untuk membaca 😇😇 
Bacalah paling sedikit satu lembar ataupun satu halaman tapi terus dilakukan setiap hari pada waktu yang sama insyaallah akan menjadi sebuah kebiasaan yang bagus. 

4. Mencari tempat menulis yang nyaman

Ketika rasa jenuh hilang, maka cara yang terbaik carilah tempat tenyaman dan berbeda dari sebelumnya. Kadang kita sering kali menulis di dalam kamar, nah ketika kita telah jenuh dalam kamar berilah waktu kita menulis di tempat yang berbeda.

Kalau aku sendiri pernah mengalami hal ini dan aku biasanya nyari tempat yang terbuka, seperti di perpustakaan, Cafe dan bahkan taman sekalipun karena disana lebih banyak menemukan inspirasi-inspirasi baru dari pada kita terus menerus berada di dalam kamar.

5. Mencari waktu yang tepat untuk menulis 

Semua orang punya waktu terbaik dalam menulis dan tidak sama dengan orang lain, tergantung dari bagaimana cara kita memfokuskan diri untuk menulis secara maksimal. Ada yang menulis ketika mempunyai waktu luang, ada yang menulis karena deadlinenya sudah dekat, ada yang menulis ketika bangun dari tidur, ada yang menulis sebelum tidur dan lain sebagainya tergantung diri masing-masing.

Selain itu juga ada orang-orang yang mampu menulis ketika banyak orang dan ada juga yang butuh waktu sendiri. Nah tinggal kita aja mau memilih waktu yang tepat yang mana??

Kalau aku terkadang lebih suka di tempat yang sepi namun ketika aku malas maka aku akan melanjutkannya di tempat yang ramai.

6. Mencari sebanyak-banyaknya informasi tentang topik atau yang berkaitan dengan tulisan kita di sosial media 

Writers Block akan memaksa kita untuk menjelajah banyak informasi untuk keperluan tulisan kita. Maka dari itu kita akan mencari topik-topik yang berkaitan dengan tulisan kita sebagai sumber referensi tulisan kita. Salah satu solusinya dengan media sosial, kita bisa menjelajahi isi dunia tanpa harus berkeliling dunia, mencari artikel-artikel yang terdapat di media sosial untuk bahan tulisan kita.

7. Asahlah kemampuan menulis kita 

Mengasah kemampuan adalah hal yang sangat penting bagi seorang penulis. Menulis bukan sekedar merangkai kata-kata tapi menulis juga perlu ilmunya, pahami lebih jauh tentang kepenulisan. Misalnya: tentang ejaan kepenulisan, pedoman kepenulisan dan lain sebagainya. 

8. Tulislah apa yang ingin kita tulis

Sering kali hal ini terjadi pada seorang penulis pemula, terkadang mereka bingung untuk memulai tulisan, padahal menulis itu tidak perlu banyak waktu apalagi Qoutes. 
Karena apa??? 
Karena menulis itu mudah?? 
Mudahnya dimana?? 
Coba kita renungkan sejenak
Pikirkan sejenak tentang apapun itu
Bayangkan dan resapi
Kemudian tumpahkan lewat tulisan
Cukup tulis dan jangan di edit
Tumpahkan semua tulisan sampai selesai 
Kalau sudah selesai maka bacalah dari awal, jika ada kekeliruan atau typo barulah di ubah.

Hindarilah menulis sambil membaca ulang, karena tanpa kita sadari, kita akan berhenti untuk menulis, jika telah menemukan banyak kesalahan dan ini sering kali terjadi kepada penulis pemula, maka dari itu tulislah sampai tuntas baru tahap selanjutnya dibaca dan diedit kembali. 

Selasa, 24 Maret 2020

Adab dalam Membaca Alquran

Adab dalam Membaca Alquran


       Pada kali ini saya akan membahas tentang adab dalam membaca Alquran. Sering kali pada zaman sekarang anak-anak masih belum tau bagaimana adab dalam membaca Alquran, yang mereka ketahui adalah membaca Alquran dengan duduk yang rapi di tempat. Padahal perlu kita ketahui lebih mendalam lagi, bahwa membaca Alquran pun mempunyai adab-adab tertentu. Berikit ini adab bagi seorang pembaca Alquran antara lain:

1. Ikhas
           Mengapa seorang pembaca Alquran itu harus ikhlas?
Jawabannya cukup sederhana, karena dalam membaca Alquran kita hendaknya menghadirkan perasaan bahwa kita sedang bermunajat pada sang Maha Kuasa dan seakan-akan kita melihat Allah SWT. apabila kita tidak ikhlas maka membaca Alquran akan terasa berat.

2. Menjaga kebersihan mulut
          Apabila membaca Alquran hendaklah kita membersihkan mulut dengan siwak ataupun lainnya. Karena menjaga kebersihan itu sunnah.

3. Dalam keadaan suci
        Kita disunnahkan membaca Alquran dalam keadaan suci, suci disini dalam artian kita tidak sedang berhadas.

4. Duduk dan menghadap kiblat
            Hendaklah kita membaca Alquran dengan duduk rapi dan menghadap ke arah kiblat.

Demikian adab membaca Alquran yang saya ketahui. Apabila ada tambahan bisa berikan komentar anda disini. Sekian saya ucapkan terimakasih telah membaca artikel saya.

Jumat, 23 Agustus 2019

Hijrah


Fenoma Hijrah

Sekarang ini marak kita temui fenomena hijrah di media sosial. Jika kita menuliskan tagar #hijrah di kolom pencarian, akan kita temukan lebih dari 7,9 juta kiriman tentang topik ini. Di Facebook, akun Hijrah sudah diikuti lebih dari 300 ribu orang. Dari beberapa contoh tersebut bisa kita lihat bahwa fenoena hijrah sejatinya merupakan fenomena yang sangat tren. Namun hijrah bukan sekedar fenomena tetapi hijrah harus diikuti dengan niat dan hati yang benar-benar tulus agar hijrahnya bisa istiqomah. Hijrah itu berat jika kita melaluinya dengan paksaan. namun kita mesti berhijrah walaupun awalnya terasa berat tapi bukan berarti tak mungkin untuk kita lakukan.
Sebelum kita hijrah, tanyakan pada diri kita, Hijrah kita untuk siapa???

Terkadang banyak orang berhijrah hanya karena tren, peluang bisnis, bahkan untuk seseorang yang dicintainya,
Nah, kalau hijrahnya hanya niat begitu maka salah.
Coba kita cek lagi dari lubuk hati kita yang paling dalam, mari kita katakan jujur sebenarnya hijrah kita untuk siapa???

"Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang aoaka mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya (akan diterima) sebagai hijrah karena Allah dan Rasulnya, dan barang siapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang hendak dinikahinya maka ia akan mendapati apa yang ia tuju." (HR. Bukhari Muslim)

Jadi bedanya sangatlah tipis, namun hasilnya bagaikan langit dan bumi.

Hijrah itu jangan ditunda-tunda
Karena kita tidak tahu kapan kematian datang menjemput dan kita tidak bisa memprediksikannya.
Maka dari itu jangan tunda untuk berhijrah
Selagi masih diberikan kesempatan
Selagi diberikan kesehatan
Maka sebelum terlambat bertaubatlah dan jangan seperti fir'aun yang taubatnya tidak diterima karena nyawa sudah dikerongkongan.

Percayalah seberapa besar pun dosa kita, masih ada kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki semuanya.

_Hijrah memang tidak mudah karena berhadiah syurga. Bila menginginkan Syuga, ketaatanlah yang utama. Dan berhijab adalah bentuk dari sebuah ketaatan._

Hijrah memang pada awalnya itu berat namun hidup haruslah mempunyai perubahan, karena hidup tak mungkin selalu berada di zona yang sama.
Hijrah itu perlu proses, butuh waktu untuk memahami dan memperkuat ilmu serta mengokohkan iman, namun setelah semua terbentuk ia akan menumbuhkan perbuatan yang konsisten.






Sosok Perempuan Tangguh dan Berperan Bukan Baperan

Aku menuliskan ini karena terinspirasi dari sosok kak Nuriatul Ummi, yang mana beliau adalah calon ketua kopri PMII Kalimantan Selatan. Ketika kita mendengar kata perempuan pasti kita berpikir bahwa perempuan adalah sosok orang yang lemah. Padahal perempuan adalah sosok pejuang yang tangguh. Tangguh dari segala hal, perempuan mampu memikul beban dalam berbagai rangkap jabatan dalam urusan rumah tangga, maupun aspek yang lainnnya mereka. Saat orang lain mengatakan bahwa perempuan itu lemah dan perempuan itu terlalu bawa perasaan, itu SALAH. karena tanpa kita sadari bahwa sanya perempuan itu tangguh.

Perempuan tangguh itu bukan berarti tak boleh menangis. Menangis bukanlah cerminan kelemahan. Karena menangis itu merupakan hal yang manusiawi. Jadi, janganlah kamu membendung tangis jikalau setiap tetes air mata itu dapat meredam gejolak dalam hatimu. Perempuan tangguh itu adalah wanita yang tidak takut akan kegagalan. Ia mungkin akan bersedih dan meluapkan emosi. Tapi, ia tak akan terlena terlalu lama. Ia akan segera menyeka air matanya. Mampu bangkit lagi dan kembali berdiri di atas kaki sendiri.


Perempuan tangguh adalah seseorang yang senantiasa kuat dalam menghadapi segala permasalahan baik di rumah ataupun ditempat dia bekerja. Mereka adalah perempuan yang selalu berdiri dan tidak lari dari masalah, melainkan bersikap mandiri dan teguh. Sosok yang seperti ini membuat perempuan semakin disegani dan membantu perempuan untuk  bertahan di tengah kehidupan yang keras. Lantas,  bagaimanakah cara menjadi perempuan yang tangguh di zaman now? 

Berikut beberapa cara menjadi perempuan tangguh yang bisa kita praktikkan:

1. Berani mengambil tanggung jawab
2. Melihat sisi positif dari setiap hal
3. Punya pedoman hidup
4. Selalu punya komitmen
5. Penguasaan diri
6. Percaya diri
7. Cerdas dan mandiri
8. Kritis dan berani mengutarakan pendapatnya
9. Menghargai diri dan pendapat orang lain
10. Tegas namun tetap santun
11. Pemaaf dan pemurah
12. Pantang menyerah dan
13. Tetap dekatkan diri pada Tuhan
Jadi, mulai sekarang jadilah tangguh dan jadikan segala rintangan hidup menjadi tantangan yang harus kita lalui dengan sikap optimis dan berhati besar. karena tak semua wanita itu lemah. Semangat wahai perempuan!!!

Rahasia Sukses Ibunda Khadijah

*Rahasia Sukses Ibunda Khadijah* Oleh: Herlina Bicara mengenai wanita sukses, pasti ada di antara kita yang langsung teringat sosok ibunda k...